Jumat, 30 Oktober 2015

Artikel 5

Tulisan
Pembahasan  : Perbedaan antara Auditing dengan akuntansi dan tahap-tahap audit

Apa Auditing itu?
Auditing mempunyai sifat analitis, karena akuntan public memulai pemeriksaannya dari angka-angka dalam laporan keuangan, lalu dicocokan dengan neraca saldo (Trial Balance), buku besar (General Ledger), Buku harian (Special Journals), bukti-bukti pembukuan (Documents) dan sub buku besar (Sub-Ledger).

Lalu, Apa Accounting itu?
Accounting mempunyai sifat konstruktif, karena disusun mulai dari buti-bukti pembukuan, buku harian, buku besar dan sub buku besar, neraca saldo sampai menjadi laporan keuangan.
Dalam audit ada tahapan-tahapan yang dijalankan, berikut adalah tahapan-tahapannya.
Tahapan-tahapan Audit
Tahapan-tahapan audit (pemeriksaan umum oleh akuntan public atas laporan keuangan perusahaan) dapat dijelaskan sebagai berikut :
Kantor Akuntan Publik (KAP) dihubungi oleh calon pelanggan (Klien) yang membutuhkan jasa audit.
  • KAP membuat janji untuk bertemu dengan calon klien untuk membicarakan :

ü  Alasan perusahaan untuk mengaudit laporan keuangannya
ü  Apakah sebelumnya perusahaan pernah diaudit KAP lain
ü  Apa jenis usaha perusahaan dan gambaran umum mengenai perusahaan tersebut.
ü  Apakah data akuntansi perusahaan diproses secara manual atau dengan bantuan computer.
ü  Apakah sistem penyimpanan bukti-bukti pembukuan cukup rapih.

  • KAP mengajukan surat penawaran (audit proposal) yang antara lain berisi ; jenis jasa yang diberikan, besarnya biaya audit (audit fee), kapan audit dimulai, kapan laporan harus diserahkan, dan lain-lain. Jika perusahaan menyetujui, audit proposal tersebut akan menjadi Engagement Letter (Surat Penugasan/ Perjanjian Kerja). Contoh Engagement Letter bisa dilihat di Exhibit 1-1. 
  • KAP melakukan audit field work (pemeriksaan lapangan) dikantor klien. Setelah audit field work selesai KAP memberikan draft audit report kepada klien, sebagai bahan untuk diskusi. Setelah draft report disetujui klien, KAP akan menyerahkan final audit report, namun sebelumnya KAP harus meminta Surat Pernyataan Langganan (Client Representation Letter) dari klien yang tanggalnya sama dengan tangal audit report dan tanggal selesainya audit field work.
  • Selain audit report, KAP juga diharapkan memberikan Management Letter yang isinya memberitahukan kepada manajemen mengenai kelemahan pengendalian intern perusahaan dan saran-saran perbaikainnya.

Pendapat Penulis :
Pembahasan diatas saya ambil dari Buku Auditing karangan Sukrisno Agoes, auditing dan accounting memiliki perbedaan. Tapi sebenarnya keduanya juga saling tekait. Hanya saja perbedaan dasarnya kita dapat lihat dari arus nya. Jika Accounting itu konstruktif artina tersusun sesuai tahapannya, sedangkan auditing sifatnya analitis artinya audit sendiri menganalisis laporan keuangan tapi dengan arus atau tahapan yang berbalikan dengan proses accounting. Untuk masalah terkaitnya, keduanya sama-sama terkait. 


Sumber :
Agoes,Sukrisno, 2012, Auditing Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik hal 8-9, Edisi 4: Salemba Empat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar