Selasa, 20 Mei 2014

Kebijakan Pemerintah dalam Mengatasi Subsidi BBM

KEBIJAKAN KAMI sebagai PEMERINTAH

Ada beberapa masalah yang dihadapi pemerintah, dan sampai sekarang masih belum menemukan titik temu. Walau sudah beberapa cara untuk mengatasinya, tapi masih belum cukup. Salah satu masalahnya adalah Subsidi BBM. Sebenarnya Pemerintah sudah melekukan banyak cara untuk mnegatasi ini, tapi masih banyak yang belum menaati, bahkan hampir tidak di lirik sekalipun. Oleh karena itu, kami akan mencoba bertindak sebagai "Pemerintah" dan memberikan kebijakan kami untuk mengatasi masalah ini. Kami akan menetapkan beberapa peraturan dan harus di laksanakan. Jika tidak ada konsekuansi yang harus di tanggung. Peraturan kami, diantaranya :

  • Menyediakan bahan bakar alternatif lain, yaitu: 
  1. Penggunaan gas dan batu bara;
  2. Pemggunaan tenaga matahari;
  3. Penggunaan tenaga listrik; 
  4. Penggunaan tenaga angin (kincir angin).
  • Membatasi penggunaan kendaraan pribadi
  1. Car free day;
  2. Bike to work;
  3. Bike to school;
  4. Bike to campus;
  5. Peraturan kendaraan pribadi dilarang menggunakan BBM bersubsidi, agar Penggunaan BBM bersubsidi tepat sasaran.

Sekian sedikit peraturan yang kami tetapkan. Kami berharap peraturan ini dapat di patuhi serta dilaksanakan. 


Terima Kasih,
Siti Fariza Gita(28213537)
Bela Septia Ardini(21213683)
Alif Rafi(20213693)
Joy Lucky(24213700)

Minggu, 11 Mei 2014

ARTIKEL

MERS-CoV

Penyakit Baru yang Menggemparkan Dunia

MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome-Corona Virus) ini adalah salah satu penyakit baru yang berpeluang menjadi masalah dunia. 
Kabarnya penyakit ini muncul di Negara suci bagi umat muslim, Arab Saudi. Ini juga harus tetap di waspadai, khususnya Jemaah haji yang baru saja dari Arab (semoga dilindungi oleh ALLAH SWT). Awalnya penyakit ini di kabarkan belum sampai ke Indonesia, tapi dari (Sumber: Jawa Pos 1 Mei 2014) kabarnya MERS-CoV sudah sampai Indonesia khususnya daerah Surabaya dan Bali. Oleh karena itu kita harus tetap WASPADA!!

MERS-CoV disebabkan oleh infeksi virus Corona, dimana virus ini masih bersahabat dengan virus SARS. Jadi, gejala yang ditimbulkan juga tidak jauh berbeda dengan SARS. Indikasi utama penyakit ini adalah demam, bersin, dan batuk, yang akhirnya berujung pada kematian akibat dari kompikasi serius seperti Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS), gagal ginjal, koagulatif konsumtif, dan perikarditis serta pneumonia berat.

Penyebarannya semakin meluas, ini membuat Badan Kesehatan Dunia (WHO) tidak berdiam. Sejak April 2012 pihak WHO sudah menyebarkan peringatan untuk mewaspadai penyebaran penyakit ini. Sampai sekarang belum bisa dipastikan dari mana virus ini menyebar namun beberapa penelitaian mencurigai, bahwa penyakit ini datang dari salah satu jenis Kelelawar yang di temui di daerah Timur Tengah. Para peneliti menemukan kesamaan genetik 100%  dengan kelelawar yang menginfeksi manusia tersebut. Penyakit ini bukan penyakit yang kecil, karena sampai sekarang belum ada vaksin yang dapat menyembuhkan. 

Penanganan mudah yang bisa di lakukan hanyalah menkonsumsi Vit C, berolah raga, asupan nutrisi yang baik, dan istirahat yang cukup. Setidaknya kita sudah ingin berusaha mencegah, selebihnya serahkan pada Tuhan YME. Tapi, bagaimana jika penyakit ini sudah bersarang di tubuh kita. Sama dengan hal nya kanker, kita harus segera menanganinya dengan cepat. 

Sedikit pengetahuan saya tentang penyakit ini, semoga apa yang saya share di blog dapat bermanfaat bagi pembaca. Sebelumnya terima kasih pada sudah membantu.
Terima Kasih       

SITI FARIZA GITA

Mata Kuliah SOFTSKILL

Softskill?

Apa yang kalian ketahui tentang Softskill. Menurut sumber yang pernah saya baca, Softskill adalah suatu kemampuan, bakat, keterampilan yang dimiliki seseorang.

Tetapi softskill disini adalah mata kuliah yang saya dapatkan. Mempelajari banyak hal, yang tanpa sadar tidak kita ketahui .

Menurut anda, mata kuliah ini bagaimana? Penting tidak untuk di pelajari atau mempelajarinya?

Banyak mahasiswa "termasuk saya", yang menganggap mudah. Padahal banyak juga yang masih salah dalam mengerjakan tugas ini. Jadi tugas ini belum bisa dianggap mudah. Karena kita di nilai lewat tulisan kita sendiri, tapi tidak kita ketahui dari sisi mananya si penilai menilai kita. 
Tetapi selama mengerjakan tugas ini, saya senang. Karena kita dapat menuangkan tulisan kita dan mempunyai tema. Jadi tidak asal dalam menulisnya, dan tanpa sadar saya juga jadi menhasilkan sebuah karya tulis yang midah-mudahan dapat berguna untuk para pembaca.

Softskill juga dapat membantu kita untuk bisa lebih menempatkan diri, bagaimana cara kita bertutur kata yang baik. Karena masih banyak orang yang mempunyai softskill rendah. Jadi sangat penting sekali untuk di pelajari dan mempelajari mata kuliah ini.

     Terima Kasih      

SITI FARIZA GITA