Tulisan
Pembahasan : IRT Bereksadana?
Berita ini baru saja di kutip dari Kompas.com
Tulisan ini bisa menjadi inspirasi bagi para
Ibu Rumah Tangga (IRT) yang ingin mencoba berinvestasi lewat reksadana.
KOMPAS.com - Sebagai “menteri keuangan”, peranan ibu rumah tangga sangat
penting dalam mengatur keuangan keluarga. Tidak hanya mengatur pendapatan dan
pengeluaran, tetapi juga mengembangkan harta yang ada sehingga cukup untuk
kebutuhan masa depan.
Salah satu cara untuk mengembangkan harta adalah melalui investasi reksa dana. Bagaimana kiat investasi reksa dana untuk ibu rumah tangga ?
Dalam mengelola keuangan keluarga, pendapatan memang penting, tapi pengeluaran lebih penting lagi. Jika tidak bisa mengendalikan pengeluaran dengan baik, gaji berapa puluh atau ratus juta per bulan juga tidak cukup.
Jangankan untuk berinvestasi reksa dana, mungkin untuk membayar tagihan kartu kredit saja hanya mampunya minimum payment.
Jadi sebelum berinvestasi di reksa dana, seorang ibu rumah tangga harus bisa mengendalikan pengeluaran dahulu. Selanjutnya memastikan kondisi keuangan keluarga berada dalam keadaan yang baik, baru pada akhirnya berinvestasi pada reksa dana.
Salah satu cara untuk mengembangkan harta adalah melalui investasi reksa dana. Bagaimana kiat investasi reksa dana untuk ibu rumah tangga ?
Dalam mengelola keuangan keluarga, pendapatan memang penting, tapi pengeluaran lebih penting lagi. Jika tidak bisa mengendalikan pengeluaran dengan baik, gaji berapa puluh atau ratus juta per bulan juga tidak cukup.
Jangankan untuk berinvestasi reksa dana, mungkin untuk membayar tagihan kartu kredit saja hanya mampunya minimum payment.
Jadi sebelum berinvestasi di reksa dana, seorang ibu rumah tangga harus bisa mengendalikan pengeluaran dahulu. Selanjutnya memastikan kondisi keuangan keluarga berada dalam keadaan yang baik, baru pada akhirnya berinvestasi pada reksa dana.
Itu adalah sedikit kutipan beritanya.
Sekarang, apa keuntungan yang kita dapat, terutama bagi para IRT jika
berinvestasi di Reksadana?
KEUNTUNGAN
DAN RISIKO
Manfaat
yang diperoleh pemodal jika melakukan investasi dalam Reksa Dana, antara lain:
Pertama, pemodal
walaupun tidak memiliki dana yang cukup besar dapat melakukan diversifikasi
investasi dalam Efek, sehingga dapat memperkecil risiko. Sebagai contoh,
seorang pemodal dengan dana terbatas dapat memiliki portfolio obligasi, yang
tidak mungkin dilakukan jika tidak tidak memiliki dana besar. Dengan Reksa
Dana, maka akan terkumpul dana dalam jumlah yang besar sehingga akan memudahkan
diversifikasi baik untuk instrumen di pasar modal maupun pasar uang, artinya
investasi dilakukan pada berbagai jenis instrumen seperti deposito, saham,
obligasi.
Kedua, Reksa Dana
mempermudah pemodal untuk melakukan investasi di pasar modal. Menentukan
saham-saham yang baik untuk dibeli bukanlah pekerjaan yang mudah, namun
memerlukan pengetahuan dan keahlian tersendiri, dimana tidak semua pemodal
memiliki pengetahuan tersebut.
Ketiga, Efisiensi
waktu. Dengan melakukan investasi pada Reksa Dana dimana dana tersebut dikelola
oleh manajer investasi profesional, maka pemodal tidak perlu repot-repot untuk
memantau kinerja investasinya karena hal tersebut telah dialihkan kepada
manajer investasi tersebut.
Seperti
halnya wahana investasi lainnya, disamping mendatangkan berbagai peluang
keuntungan, Reksa Dana pun mengandung berbagai peluang risiko, antara lain:
- Risko Berkurangnya Nilai Unit Penyertaan.
- Risiko Likuiditas
- Risiko Wanprestasi